BAB2 INTERAKSI SOSIAL DAN LEMBAGA SOSIAL Sumber : PENGETAHUAN SOSIAL A. INTERAKSI SOSIAL Hubungan timbal balik (sosial) berupa aksi saling memengaruhi antarindividu, antara individu dan kelompok, dan antarkelompok disebut INTERAKSI SOSIAL. Sumber : janeb13, pixabay.com ILMU PENGETAHUAN SOSIAL A. INTERAKSI SOSIAL
2 Interaksi dilakukan berulang-ulang, lalu menjadi hubungan sosial yang lebih intim, kemudian terjadi proses perkawinan. 3) Setelah terjadi perkawinan, terbentuklah keturunan, kemudian terbentuklah keluarga inti. Tujuan Perkawinan 1) Untuk mendapatkan keturunan 2) Untuk meningkatkan derajat dan status sosial seseorang baik pria maupun wanita
Interaksisosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia. Dalam interaksi sosial, hubungan yang terjadi harus dilakukan secara timbal balik oleh kedua belah pihak. Artinya kedua belah pihak harus saling merespons.
Setelahkita melewati penilaian tengah semester kita akan melanjutkan materi berikutnya yaitu BAB 2 tentang Interaksi sosial dan Lembaga Sosial. Kali ini kita bahas terlebih dahulu yaitu bagian A. Interaksi Sosial, selamat menyimak materi A. INTERAKSI SOSIAL Silahkan simak materi di video pembelajaran dibawah ini :
BerikutSoal Penilaian Harian IPS Kelas 7 Bab II Materi Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial : Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang menurut Anda paling benar 1. Seorang anak perempuan sering melihat ibunya memasak di dapur, kemudian dia mengajak teman-temannya bermain masak-masakan.
A Pengertian Lembaga Sosial. Di dalam kehidupan bermasyarakat terdapat norma yang berfungsi mengatur perilaku anggota-anggotanya. Proses terbentuknya norma itu sendiri berawal dari sejumlah nilai-nilai yang terinternalisasi dalam perilaku warganya. Proses ini melalui proses yang panjang dan membutuhkan waktu lama.
htRDt9. – Rangkuman Materi IPS Terpadu kelas 7 SMP Bab 2 tentang Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial. Sahabat pendidikan, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sebuah sajian materi pelajaran khususnya materi IPS kelas 7 SMP bab 2 semester 1. Rangkuman materi tentunya bersumber dari buku IPS kelas 7 kurikulum 2013 edisi revisi terbaru. Meskipun saat ini dalam sistem pembelajaran kurikulum 2013 siswa dan guru sudah disiapkan buku paket pelajaran namun untuk memudahkan dalam memahami materi pelajaran maka tentunya membutuhkan sebuah rangkuman materi. Dengan belajar dari rangkuman materi maka akan semakin memudahkan guru dan siswa dalam memahami materi yang akan di pelajari. Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi peserta didik secara utuh, tidak hanya aspek pengetahuannya tetapi juga sikap dan keterampilannya. Diharapkan tidak hanya memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang luas melalui berbagai proses saintifik dalam pembelajarannya tetapi juga memiliki sikap spiritual dan sosial yang baik. Disamping itu, mereka mampu menyajikan atau mengkomunikasikan berbagai gagasan yang diperoleh selama dalam kegiatan pembelajaran. Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS sebagai salah satu matapelajaran dalam kurikulum 2013 juga berorientasi pada kompetensi yang utuh tersebut. Pelajaran IPS merupakan integrase dari empat mata pelajaran yaitu ekonomi, sosiologi dan sejarah. Keempat mata pelajaran tersebut dipadukan oleh konsep ruang dan interaksi antar ruang serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya dan pendidikan. Bagi sahabat pendidikan yang membutuhkan ringkasan atau rangkuman materi khususnya materi IPS terpadu kelas 7 Bab 2 tentang Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial maka bisa mendapatkannya melalui postingan ini. Rangkuman materi ini di bagikan untuk bisa memudahkan para guru dan siswa yang akan belajar materi IPS kelas 7 di bab 2 tepatnya pada materi Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial. Baiklah untuk mengetahui isi dari rangkuman materi IPS kelas 7 Bab 2 Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial, maka berikut ini sajian rangkuman materinya. Bab 2 Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial ⮚ Manusia disebut makhluk sosial karena menusia memiliki gregariousness yaitu naluri untuk selalu hidup dengan orang lain. Interaksi sosial adalah hubungan antara orang peorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia. ⮚ Proses interaksi sosial terjadi apabila diantara pihak yang berinteraksi melakukan syarat interaksi sosial yaitu kontak sosial dan komunikasi. Ada 4 faktor yang mempengaruhi proses interaksi sosial yaitu 1. Imitasi seseorang mencontoh orang lain atau kelompok; 2. Sugesti mendapat pengaruh yang dapat menggerakkan hati orang; 3. Identifikasi kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain; 4. Simpati kemampuan untuk merasakan keadaan orang lain dan ikut merasakan apa yang dialami atau diderita orang lain. Interaksi sosial juga bisa dilakukan melalui surat menyurat, telephone, sms, chatting, dan sebagainya. ⮚ Ciri – ciri interaksi sosial jumlah pelaku 2 orang atau lebih, berlangsung secara timbal balik, adanya komunikasi antar pelaku dan adanya tujuan tertentu. Bentuk interaksi sosial ada 2 yaitu proses asosiatif dan disosiatif. ⮚ Proses asosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan, terdiri atas 3 bentuk yaitu 1. Kerjasama usaha bersama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Ada 5 bentuk kerjasama yaitu kerukunan, bargaining, kooptasi, koalisi dan joint venture. 2. Akomodasi cara menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. Ada 8 bentuk kerjasama yaitu koersi, kompromi, arbitrasi, mediasi, konsiliasi, toleransi, stalemate dan ajudikasi. 3. Asimilasi cara bersikap dan bertingkah laku dalam menghadapi perbedaan untuk mencapai kesatuan pikiran dan pendapat. ⮚ Proses yang disosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok, terdiri atas 3 bentuk yaitu 1. Kompetisi persaingan proses individu atau kelompok yang bersaing untuk mencari keuntungan melalui bidang – bidang kehidupan tertentu. 2. Kontravensi perasaan tidak suka atau kebencian atau keraguan yang disembunyikan terhadap kepribadian orang lain. 3. Pertentangan proses dimana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan cara menentang pihak lawan yang disertai ancaman dan kekerasan. ⮚ Interaksi sosial yang terjalin secara berpola akan menghasilkan lembaga sosial. Lembaga sosial adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup. ⮚ Manusia disebut sebagai makhluk ekonomi homo economicus, karena manusia selalu ingin memenuhi kebutuhan, dengan cara yang rasional sehingga dapat mencapai kesejahteraan. ⮚ Norma adalah aturan atau kaidah yang menjadi pedoman tingkah laku, apakah tingkah laku kita benar atau salah. Syarat norma sebagai lembaga sosial yaitu sebagian besar masyarakat menerima norma tersebut, norma tersebut menjiwai seluruh warga dalam sistem sosial, norma tersebut mempunyai sanksi yang mengikat setiap anggota masyarakat. ⮚ Didalam masyarakat, dikenal dengan 4 tingkatan norma yaitu Cara usage, Kebiasaan folkways, Tata kelakuan mores dan Adat istiadat customs. Berikut perbedaannya ⮚ Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan buruk dalam masyarakat. Nilai dibangun oleh masyarakat sehingga sifatnya konstektual. Nilai dan norma yang sudah dikenal, diakui dan dihargai akan ditaati dalam kehidupan sehari – hari. Lembaga sosial sesuatu yang diperlukan untuk mengatur perilaku manusia dan memenuhi kebutuhan bermasyarakat. ⮚ Fungsi lembaga sosial memberi pedoman pada masyarakat agar tidak menyimpang, menghimpun dan mempersatukan anggota agar tercipta integrasi masyarakat, dan mengadakan kontrol sosial. Jenis – jenis lembaga sosial yaitu - Lembaga keluarga - Lembaga agama - Lembaga ekonomi - Lembaga pendidikan - Lembaga Politik 1. Lembaga keluarga berperan membina dan membimbing anggotanya untuk beradaptasi pada lingkungan fisik dan budaya. Fungsi keluarga ada 7 yaitu Reproduksi melanjutkan keturunan, Proteksi perlindungan, Ekonomi memenuhi kebutuhan hidup, Sosialisasi membentuk kepribadian anak, Afeksi kasih sayang, Pengawasan sosial dan Pemberian status. 2. Lembaga Agama sistem keyakinan dan praktek keagamaan dalam masyarakat. Ada 7 fungsi agama yaitu memberi pedoman untuk 1. Hubungannya dengan Tuhan, manusia lain dan alam 2. Sumber kebenaran, untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup 3. Menghidari perilaku menyimpang 4. Selalu berbuat baik terhadap sesama 5. Mendapat pahala dari Tuhan 6. Keberadaan yang hakikatnya makhluk hidup di dunia adalah ciptaan Tuhan 7. Rekreasi dan hiburan yang tidak menyimpang dari kaidah dan norma agama. 3. Lembaga Ekonomi bertujuan mengatur bidang – bidang ekonomi untuk mencapai kesejahteraan dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat. Ada 7 fungsi lembaga ekonomi yaitu memberi pedoman untuk 1. Mendapatkan bahan pangan 2. Melakukan pertukaran barang barter 3. Harga jual beli barang 4. Menggunakan tenaga kerja 5. Cara pengupahan 6. Cara pemutusan hubungan kerja 7. Memberi identitas bagi masyarakat 4. Lembaga Pendidikan lembaga yang menawarkan pendidikan formal mulai dari jenjang pra-sekolah sampai jenjang pendidikan tinggi. Ada 4 fungsi manifes pendidikan yaitu 1. Mempersiapkan masyarakat untuk bekerja 2. Mengembangkan bakat perseorangan untuk kepentingan masyarakat 3. Melestarikan kebudayaan masyarakat 4. Menanamkan ketrampilan bagi partisipasi dalam demokrasi Fungsi laten yang tidak disadari lembaga pendidikan 1. Mengurangi pengendalian orangtua, karena yang berperan dalam pendidikan formal adalah guru 2. Mempertahankan sistem kelas sosial, sekolah dapat menghilangkan perbedaan kelas sosial berdasarkan status sosial di masyarakat 3. Memperpanjang masa remaja dan penundaan masa dewasa 5. Lembaga Politik lembaga yang mengatur kekuasaan dan wewenang pemerintahan. Lembaga politik yang berkembang di Indonesia yaitu Presiden, Wakil Presiden, MPR, DPR, DPD, Pemerintahan Daerah, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Partai Politik. Politik adalah pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Negara adalah organisasi yang dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan dapat menetapkan tujuan dari kehidupan bersama. Fungsi lembaga politik yaitu 1. Memelihara ketertiban dalam negeri, lembaga politik sebagai penegak hukum yang menyelesaikan konflik dalam masyarakat secara adil 2. Mengusahakan kesejahteraan umum, contohnya pengadaan dan distribusi pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan. Dalam pemenuhan kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali dan timbul kekacauan, ketidakmerataaan dan lain – lain. Demikianlah sajian materi IPS kelas 7 Bab 2 Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial yang bisa admin bagikan pada kesempatan kali ini, semoga rangkuman materi IPS kelas 7 diatas bisa memudahkan bagi para guru dan siswa yang akan menggunakannya sebagai bahan referensi pembelajaran. Sekian dan semoga Bermanfaat.
Materi IPS Kelas 7 Bab 2 Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial1. PengertianInteraksi sosial adalah hubungan antara dua orang atau lebih yang aksinya dari individu dapat mempengaruhi/mengubah kehidupan orang interaksi sosial adalah sebagai berikutKontak sosial hubungan antara dua pihak yang saling bereaksi dan menjadi awal terjadinya interaksi yaitu pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau Bentuk Interaksi SosialBentuk interaksi saya terbagi menjadi dua yaituInteraksi asosiatif yaitu jenis interaksi sosial yang mengarah pada kerjasama di antara individu atau sosial disosiatif ya itu interaksi yang mengarah ke bentuk perpecahan atau merenggangkan sosial asosiatif terdiri dariKerjasama yakni usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Asimilasi yaitu penggabungan dua kebudayaan atau lebih yang terjadi dalam suatu kelompok masyarakat dan menghasilkan kebudayaan yang baru serta menghilangkan budaya yaitu perpaduan dua kebudayaan atau lebih yang terjadi dalam suatu kelompok masyarakat yang menghasilkan kebudayaan baru namun tidak menghilangkan budaya interaksi sosial yang disosiatif terdiri dariKompetisi ya itu interaksi di mana kelompok atau orang berlomba meraih tujuan yang yaitu proses persaingan yang ditandai oleh gejala ketidakpastian mengenai pribadi seseorang dan perasaan tidak suka yang disembunyikan terhadap kepribadian seseorang. Konflik sosial yaitu perpecahan akibat terjadinya perbedaan paham dan yaitu perselisihan yang bersifat terbuka karena perbedaan sosialLembaga sosial merupakan lembaga yang memiliki anggota dan terdiri dari masyarakat yang berkumpul menjadi satu karena memiliki kesamaan visi dan jenis-jenis lembaga sosial yaituLembaga keluargaLembaga pendidikanLembaga ekonomiLembaga agamaLembaga politikLembaga budayaFungsi Lembaga SosialFungsi lembaga sosial adalah sebagai pedoman masyarakat dalam melaksanakan berbagai macam aktivitas di kehidupan ini fungsi lembaga-lembaga lembaga keluarga adalah sebagai berikutMelanjutkan keturunanMelindungi dari bahayaMemenuhi kebutuhanMengajarkan norma yang berlakuMenjadi pengawas untuk tindakan dan perilaku anggota keluargaFungsi lembaga agama adalah sebagai anggota masyarakatMembantu manusia mengenal TuhanBertanggung jawab akan norma yang berlaku di masyarakatUntuk mempersatukan masyarakatMendorong masyarakat melakukan perubahanFungsi lembaga ekonomi adalah sebagai berikutMemberi pedoman untuk memenuhi kebutuhanPedoman tata cara pengupahanSebagai pedoman penggunaan tenaga kerjaSebagai pedoman untuk harga jual dan beli barangUntuk mengatur perilaku manusia dalam hubungannya dengan sumber daya alamFungsi lembaga pendidikan adalah sebagai berikutMemberikan persiapan ke dunia kerjaSebagai perantara pewarisan budayaPengenalan peranan sosial bagi individuMenyiapkan individu dengan berbagai peranan sosialMeningkatkan kesejahteraanMemberi ruang untuk hubungan sosialFungsi lembaga politik adalah sebagai norma melalui pembentukan undang-undangMelaksanakan undang-undangMenyelesaikan konflik di masyarakatMemberikan pelayanan terhadap masyarakatMelindungi warga negara dari serangan bangsa lain
Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial IPS Kelas 7 – Manusia tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan masyarakat karena manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial. Dalam memenuhi semua kebutuhan hidupnya manusia membutuhkan bantuan manusia lainnya. Sehingga terjadilah hubungan antar orang perorangan maupun kelompok untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kehidupan bermasyarakat merupakan proses kehidupan bagaimana seseorang dapat bersosialisasi, berinteraksi sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang berlaku dalam kelompok masyarakatnya. Namun demikian, proses yang paling dominan adalah proses bagaimana seseorang dapat berinteraksi dalam kelompok masyarakatnya untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya. Dengan demikian memahami apa itu Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial menjadi sangat penting. Pengertian dan Syarat Interaksi Sosial Kehidupan manusia sejak lahir di dunia sampai akhir hayat dikandung badan, terlibat di dalam interaksi sosial. Sangat sulit menemukan manusia yang menyendiri tanpa melakukan interaksi dengan manusia lain. Pada dasarnya manusia juga selalu ingin berkumpul dengan manusia lain, selalu ingin bertemu, berbicara atau ingin melakukan kegiatan-kegiatan lain dengan manusia. Manusia disebut makhluk sosial, karena ia memiliki gregariuosness yaitu suatu naluri untuk selalu hidup dengan orang lain. Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia. Dalam interaksi sosial, hubungan yang terjadi harus dilakukan secara timbal balik oleh kedua belah pihak. Artinya kedua belah pihak harus saling merespons. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dan komunikasi sosial merupakan syarat terjadinya interaksi sosial. Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial didasarkan pada beberapa faktor, antara lain sebagai berikut. Faktor imitasi merupakan proses seseorang mencontoh orang lain atau sugesti merupakan pengaruh yang dapat menggerakkan hati identifikasi merupakan kecenderungan-kecenderungan atau keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang simpati merupakan kemampuan untuk merasakan diri seolah-olah dalam keadaan orang lain dan ikut merasakan apa yang dilakukan, dialami, atau diderita orang tersebut dapat bergerak sendiri-sendiri, secara terpisah maupun dalam keadaan tergabung. Tidak semua tindakan manusia merupakan interaksi sosial. Suatu tindakan manusia dikatakan sebagai interaksi sosial apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut Jumlah pelakunya lebih dari seorang, biasanya dua atau secara komunikasi antarpelaku dengan menggunakan simbol-simbol yang suatu tujuan tertentu. Berlangsungnya interaksi sosial di dalam masyarakat dan lembaga sosial terdapat aturan yang mengatur perilaku manusia dalam berinteraksi. Ada tiga jenis aturan, yaitu aturan mengenai ruang, mengenai waktu, dan mengenai gerak dan sikap tubuh. Aturan mengenai ruang, di mana terjadinya interaksi sosial tersebut. Misalnya, interaksi yang terjadi di rumah antara orang tua dengan anak, anak dengan anak, suami dengan mengenai waktu, aturan mengenai kapan interaksi sosial itu terjadi. Misalnya, interaksi sosial dulu dan mengenai gerak dan sikap tubuh, dalam interaksi sosial orang lain membaca perilaku kita, selain kata-kata kita, karena dalam interaksi tidak hanya memperhatikan apa yang dikatakan orang lain tetapi juga apa yang Interaksi Sosial Interaksi sosial dapat terjadi di mana pun dan kapan pun, serta dilakukan oleh siapa pun tanpa mengenal usia, status sosial, dan pendidikan. Manusia berinteraksi sosial dalam bentuk yang beraneka ragam. Ada beberapa bentuk interaksi sosial dalam kehidupan masyarakat, yaitu sebagai berikut Proses-Proses Interaksi Sosial yang Asosiatif Proses ini terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kerja sama, akomodasi, dan asimilasi. 1. Kerja sama Kerja sama yang dimaksudkan adalah sebagai suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa tujuan bersama. Bentuk kerja sama ini dalam masyarakat Indonesia dikenal dengan istilah gotong royong. Gotong royong pada dasarnya mencerminkan suatu interaksi sosial di masyarakat Indonesia dalam wujud kerja sama. 2. Akomodasi Sebagai suatu proses, akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan, yaitu usaha-usaha untuk mencapai kestabilan. Akomodasi adalah suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. Akomodasi memiliki beberapa bentuk yaitu koersi, kompromi, arbitrasi, mediasi, konsiliasi, toleransi, stalemate, dan ajudikasi. 3. Asimilasi Asimilasi adalah cara-cara bersikap dan bertingkah laku dalam menghadapi perbedaan untuk mencapai kesatuan dalam pikiran dan tindakan. Proses asimilasi dapat dengan mudah terjadi melalui beberapa cara, antara lain dengan sikap toleransi, sikap saling menghargai orang lain dan kebudayaannya, persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan, serta perkawinan campuran. Proses-Proses Interaksi Sosial yang Disosiatif Proses Disosiatif adalah proses interaksi sosial yang terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kompetisi, kontravensi, dan pertentangan. 1. Kompetisi Persaingan Kompetisi adalah suatu proses individu atau kelompok yang bersaing untuk mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan tertentu. Di dalam persaingan ini ada dua jenis, yaitu persaingan yang bersifat pribadi dan persaingan kelompok. 2. Kontravensi Kontravensi adalah sikap mental yang tersembunyi terhadap orang lain atau terhadap unsur-unsur kebudayaan suatu golongan tertentu. Kontravensi ini ditandai oleh gejala-gejala adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang dan perasaan tidak suka yang disembunyikan, kebencian atau keraguan terhadap kepribadian seseorang. 3. Pertentangan Konflik Pertentangan konflik adalah suatu proses di mana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan. Konflik terjadi jika dua pihak berusaha saling menggagalkan tujuan masing-masing. Pertentangan konflik disebabkan oleh antara lain perbedaan antara individu-individu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, dan perubahan sosial. Bentuk-bentuk pertentangan atau konflik yang terjadi di masyarakat seperti konflik pribadi, konflik sosial, konflik antarkelas-kelas sosial, konflik politik, dan konflik internasional. Video Pembelajaran Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial IPS Kelas 7 Berikut ini adalah Video Pembelajaran Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial IPS untuk siswa SMP Kelas 7. Soal Asesmen Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial IPS Kelas 7 Setelah belajar, silakan kerjakan latihan soal online berikut ini. Demikianlah modul BDR online Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial IPS Kelas 7 yang bisa kami sajikan. Semoga bermanfaat
Manusia disebut makhluk sosial karena menusia memiliki gregariousness yaitu naluri untuk selalu hidup dengan orang lain. Interaksi sosial adalah hubungan antara orang peorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok interaksi sosial terjadi apabila diantara pihak yang berinteraksi melakukan syarat interaksi sosial yaitu kontak sosial dan 4 faktor yang mempengaruhi proses interaksi sosial yaituImitasi seseorang mencontoh orang lain atau kelompok;Sugesti mendapat pengaruh yang dapat menggerakkan hati orang;Identifikasi kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain;Simpati kemampuan untuk merasakan keadaan orang lain dan ikut merasakan apa yang dialami atau diderita orang lain. Interaksi sosial juga bisa dilakukan melalui surat menyurat, telephone, sms, chatting, dan – ciri interaksi sosial jumlah pelaku 2 orang atau lebih, berlangsung secara timbal balik, adanya komunikasi antar pelaku dan adanya tujuan tertentu. Bentuk interaksi sosial ada 2 yaitu proses asosiatif dan asosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan, terdiri atas 3 bentuk yaituKerjasama usaha bersama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Ada 5 bentuk kerjasama yaitu kerukunan, bargaining, kooptasi, koalisi dan joint cara menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. Ada 8 bentuk kerjasama yaitu koersi, kompromi, arbitrasi, mediasi, konsiliasi, toleransi, stalemate dan cara bersikap dan bertingkah laku dalam menghadapi perbedaan untuk mencapai kesatuan pikiran dan yang disosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok, terdiri atas 3 bentuk yaituKompetisi persaingan proses individu atau kelompok yang bersaing untuk mencari keuntungan melalui bidang – bidang kehidupan perasaan tidak suka atau kebencian atau keraguan yang disembunyikan terhadap kepribadian orang proses dimana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan cara menentang pihak lawan yang disertai ancaman dan sosial yang terjalin secara berpola akan menghasilkan lembaga sosial. Lembaga sosial adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan disebut sebagai makhluk ekonomi homo economicus, karena manusia selalu ingin memenuhi kebutuhan, dengan cara yang rasional sehingga dapat mencapai adalah aturan atau kaidah yang menjadi pedoman tingkah laku, apakah tingkah laku kita benar atau norma sebagai lembaga sosial yaitu sebagian besar masyarakat menerima norma tersebut, norma tersebut menjiwai seluruh warga dalam sistem sosial, norma tersebut mempunyai sanksi yang mengikat setiap anggota masyarakat, dikenal dengan 4 tingkatan norma yaitu Cara usage, Kebiasaan folkways, Tata kelakuan mores dan Adat istiadat customs.Perbedaan 4 tingkatan norma yaituNilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan buruk dalam masyarakat. Nilai dibangun oleh masyarakat sehingga sifatnya konstektual. Nilai dan norma yang sudah dikenal, diakui dan dihargai akan ditaati dalam kehidupan sehari – sosial sesuatu yang diperlukan untuk mengatur perilaku manusia dan memenuhi kebutuhan lembaga sosial memberi pedoman pada masyarakat agar tidak menyimpang, menghimpun dan mempersatukan anggota agar tercipta integrasi masyarakat, dan mengadakan kontrol – jenis lembaga sosial yaituLembaga keluarga berperan membina dan membimbing anggotanya untuk beradaptasi pada lingkungan fisik dan keluarga ada 7 yaituReproduksi melanjutkan keturunanProteksi perlindunganEkonomi memenuhi kebutuhan hidupSosialisasi membentuk kepribadian anakAfeksi kasih sayangPengawasan sosial dan Pemberian statusLembaga Agama sistem keyakinan dan praktek keagamaan dalam 7 fungsi agama yaitu memberi pedoman untuk Hubungannya dengan Tuhan, manusia lain dan alamSumber kebenaran, untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidupMenghidari perilaku menyimpangSelalu berbuat baik terhadap sesamaMendapat pahala dari TuhanKeberadaan yang hakikatnya makhluk hidup di dunia adalah ciptaan TuhanRekreasi dan hiburan yang tidak menyimpang dari kaidah dan norma Ekonomi bertujuan mengatur bidang – bidang ekonomi untuk mencapai kesejahteraan dan terpenuhinya kebutuhan 7 fungsi lembaga ekonomi yaitu memberi pedoman untuk Mendapatkan bahan panganMelakukan pertukaran barang barterHarga jual beli barangMenggunakan tenaga kerjaCara pengupahanCara pemutusan hubungan kerjaMemberi identitas bagi masyarakatLembaga Pendidikan lembaga yang menawarkan pendidikan formal mulai dari jenjang pra-sekolah sampai jenjang pendidikan 4 fungsi manifes pendidikan yaitu Mempersiapkan masyarakat untuk bekerjaMengembangkan bakat perseorangan untuk kepentingan masyarakatMelestarikan kebudayaan masyarakatMenanamkan ketrampilan bagi partisipasi dalam demokrasiFungsi laten yang tidak disadari lembaga pendidikan Mengurangi pengendalian orangtua, karena yang berperan dalam pendidikan formal adalah guruMempertahankan sistem kelas sosial, sekolah dapat menghilangkan perbedaan kelas sosial berdasarkan status sosial di masyarakatMemperpanjang masa remaja dan penundaan masa dewasaLembaga Politik lembaga yang mengatur kekuasaan dan wewenang pemerintahan. Lembaga politik yang berkembang di Indonesia yaitu Presiden, Wakil Presiden, MPR, DPR, DPD, Pemerintahan Daerah, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Partai adalah pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam adalah organisasi yang dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan dapat menetapkan tujuan dari kehidupan lembaga politik yaitu Memelihara ketertiban dalam negeri, lembaga politik sebagai penegak hukum yang menyelesaikan konflik dalam masyarakat secara adilMengusahakan kesejahteraan umum, contohnya pengadaan dan distribusi pangan, sandang, papan, pendidikan dan pemenuhan kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali dan timbul kekacauan, ketidakmerataaan dan lain – PustakaSetiawan, I., Dedi, Suciati & A. Mushlih. 2017. Buku Paket Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/Mts VII. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud.
Rangkuman Interaksi Sosial dan Lembaga SosialRangkuman Interaksi Sosial dan Lembaga SosialInteraksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusiaProses interaksi sosial akan terjadi apabila di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan yang asosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah kepada kesatuan pandangan. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kerja sama, akomodasi, dan asimilasiProses yang disosiatif terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang melakukan interaksi sosial yang mengarah pada konflik dan merenggangkan solidaritas kelompok. Proses ini terdiri atas tiga bentuk yaitu kompetisi, kontravensi, dan pertentanganDi dalam masyarakat dikenal ada empat tingkatan norma yaitu cara usage, kebiasaan folksway, tata kelakuan mores, dan adat istiadat customs.Interaksi sosial yang terjalin secara berpola akan menghasilkan lembaga sosial. Oleh karena itu, interaksi sosial berpengaruh besar terhadap terbentuknya lembaga sosial masyarakat yang bersangkutanLembaga sosial adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dalam memenuhi kebutuhan manusia dalam menjalani kehidupan dengan tujuan mendapatkan keteraturan lembaga sosial adalah lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga politik, dan lembaga dan peran lembaga sosial di masyarakat untuk mengatur masyarakat dalam rangka mencukupi kebutuhan pokok atau dasar tiap-tiap anggota masyarakatnya. Dalam pemenuhan kebutuhan manusia diperlukan suatu lembaga yang mengatur pemenuhan berbagai jenis kebutuhan manusia. Jika tidak, maka kehidupan masyarakat akan sulit terkendali dan timbul kekacauan, ketidakmerataan dan Pemahaman MateriPilihah a, b, c, dan d sebagai jawaban yang paling tepat! antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia disebut ….a. status sosial b. peran sosial c. interaksi sosia d. proses sosial2. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila memiliki syarat ….a. hubungan dan akibat b. proses dan tindakan c. kontak dan komunikasi d. aksi dan reaksi3. Seorang bayi yang baru lahir, ia akan melakukan kontak sosial dengan merupakan salah satu contoh bentuk kontak sosial antara….a. Kelompok b. orang perorangan c. perorangan dengan kelompok d. kelompok dengan kelompok4. Berikut ini merupakan contoh dari terjadinya proses interaksi sosial …a. dua orang anak saling bersalaman dan saling berbicara b. orang Indonesia bertemu dengan orang Arabc. seorang laki-laki memperhatikan seorang gadis d. seorang anak sedang menelpon temannya5. Yang tidak termasuk faktor-faktor berlangsungnya proses interaksi sosial adalah ….a. Imitasi b. Sugesti c. Simpati d. Asimilasi6. Jika seorang anak kecil melihat apa yang dilakukan oleh orang tuanya, kemudian anak tersebut mencoba melakukan apa yang telah ia lihat. Tindakan anak tersebut dinamakan ….a. identifikasi b. imitasi c. simpati d. sugesti7. Bentuk kerja sama di dalam masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan nama ….a. gotong royong b. kooptasi c. akulturasi d. asimilasi8. Lembaga sosial yang terbentuk dalam masyarakat melaui ikatan perkawinan disebut lembaga ….a. Perkawinan b. Keluarga c. Ekonomi d. Agama9. Lembaga sosial yang mengatur hubungan antar manusia dalam pemenuhan kebutuhan hidup disebut lembaga ….a. Pendidikan b. Agama c. Ekonomi d. Politik10. Di bawah ini yang termasuk ciri-ciri dari pendidikan informal adalah ….a. pendidikan berlangsung dalam lembaga pemerintah b. terdapat kepemimpinan yang jelasc. adanya batasan lama studi d. pendidikan berlangsung di keluarga
bab 2 interaksi sosial dan lembaga sosial